Press "Enter" to skip to content

Diskotik MG Dicabut Izin Usahanya Terkait Skandal Narkoba

Indolova.com – Dear indolovers, setelah kasus alexis tenggelam kini ada lagi permasalahan baru yang dihadapai oleh bidang usaha yang mirip yaitu Diskotek MG di jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat. Kalau Alexis diduga tersandung kasus prostitusi sedangkan diskotek MG terkait kasus Narkoba. Berawal dari penggerebekan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan polri yang dilakukan pada hari minggu (17/12), ternyata tersingkap di diskotek MG ditemukan laboratorium dan bahan baku narkoba.

Dengan ditemukannya kasus narkoba yang melibatkan orang dalam sekaligus memproduksi narkoba maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin usaha MG Intenasional pada hari senin (18/12). Tercatat lebih dari 120 orang yang terkena razia ternyata positif narkoba. Modus yang dipakai adalah melarutkan narkoba ke dalam botol kemasan minuman air mineral. Padahal ketika penggerebekan ditemukan bahan baku pencampur narkoba seperti insektisida yang sangat merusak organ tubuh yang memakainya.

Diskotik MG digunakan sebagai tempat untuk transaksi narkoba mungkin orang tidak akan terkejut, karena bisa aja orang luar memanfaatkan keramaian dan bebasnya kehidupan malam ditempat tersebut. Tetapi yang lebih mengejutkan lagi ternyata Diskotik MG bukan hanya tempat beredarnya narkoba tapi ada laboratoruim kecil untuk memproduksi narkoba. Puluhan botol narkoba cair dan bahan bakunya ditemukan di lantai empat yang seolah-olah tempatnya sangat disamarkan sebagai kantor dan gudang yang pengap dan jarang terpakai.

Berikut penuturan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno tentang Diskotik MG, kutipan dari republika:

“Jadi kami sangat terpukul melihat kenyataan tempat di mana, yang sebetulnya menjadi tempat hiburan, dikamuflase menjadi pabrik sabu. Oleh karena itu, kami akan menindak secara tegas, perintah langsung ke aparat khususnya yang menangani ini yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, untuk tidak memberikan ampun, tidak memberikan ruang sama sekali. Jadi kita tegas saja, bukan hanya ditutup, segera dicabut dan segera diproses secara pidana. Karena ini bukan masalah tutup atau buka. Ini adalah masalah sebuah kegiatan yang mengkamuflase perizinan pariwisata dan ini tindak pidananya sangat amat berat. Semua akan dievaluasi, tapi kita minta bantuan masyarakat juga karena terus terang tips dan informasi dari masyarakat. Dari kita mengapresiasi sekali, aparat BNN, aparat kepolisian, aparat keamanan setempat dan kita ingin masyarakat juga terlibat bahwa narkoba ada di sekitar kita.”

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: